
TERNATE – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perikanan. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ternate, Bapak Lamadi Misila, SH., M.Si, dalam kegiatan Lokakarya Kurikulum Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) untuk Tahun Akademik 2025-2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau dan menyempurnakan kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta kebijakan pemerintah daerah saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas hadir mewakili Kepala Dinas untuk memberikan masukan strategis dari perspektif pemerintah daerah selaku pembuat kebijakan dan pengguna lulusan (user).
Dalam pemaparannya, Sekretaris DKP Kota Ternate menekankan pentingnya konsep Link and Match antara dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja. Beliau menyoroti bahwa kurikulum tahun 2025-2026 harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam inovasi produk olahan perikanan.
"Tantangan kita ke depan adalah hilirisasi produk perikanan. Kami di Dinas sangat membutuhkan mitra akademisi yang mampu melahirkan inovasi teknologi pengolahan hasil perikanan yang bisa diterapkan oleh UMKM di Ternate. Oleh karena itu, kurikulum yang disusun harus adaptif terhadap isu keamanan pangan, kemasan, hingga pemasaran digital," ujar Sekretaris Dinas di sela-sela kegiatan.

Kehadiran DKP Kota Ternate dalam lokakarya ini diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara UMMU dan Pemerintah Kota Ternate. Masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan krusial dalam finalisasi kurikulum Prodi THP, sehingga mampu menghasilkan sarjana perikanan yang kompeten dan siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perikanan di Maluku Utara, khususnya Kota Ternate